Deretan 10 Film CGI Terbaik yang Tunjukkan Supremasi Teknologi Visual

Posted by MonsterAR on October 9th, 2022

Computer Generated Images atau CGI sangat umum kita saksikan melalui film laris Hollywood. Penggunaan efek spesial tersebut terbukti mampu menyihir penonton. Setidaknya terdapat 10 film CGI terbaik yang sukses membuktikan supremasi kecanggihan teknologi visual saat ini.

Pemakaian CGI memang lebih lekat dengan film bergenre fiksi ilmiah dan futuristik. Dalam perkembangannya, CGI bisa digunakan pada pembuatan film bergenre lainnya. Tidak hanya membuat film terkesan canggih, faktanya dalam daftar 10 film CGI terbaik berikut, efek spesial malah menjadi elemen menjual yang membuat emosi penonton teraduk-aduk.

Daftar 10 Film CGI Terbaik

1. Love and Monsters (2020)

Daftar ini dibuka oleh Love and Monsters yang benar-benar memukau dengan monster canggih berbasis CGI. Film ini sendiri sukses besar pada 2019. Dibintangi oleh Dylan O’Brien, Love and Monsters mengisahkan pertarungan Joel melewati tanah yang hancur karena kiamat dunia agar bisa bereuni dengan kekasihnya semasa SMU. Selain monster berbasis CGI, sentuhan CGI juga terpampang apik dalam belantara Australia dan benteng pertahanan bawah tanah.

Karakter Joel, yang diperankan oleh O’Brian, bertemu dengan 13 makhluk mutan dalam perjalanan tersebut, yang terasa masuk akal di layar kaca berkat tekstur dan rincian yang sangat banyak. Perancang produksi film tersebut, Dan Hennah, mengatakan tim efek visual mendasarkan setiap desain mereka pada spesies Crustacea dan amfibi asli, yang membuat versi mutannya sangat realistis.

2. Avatar (2009)

Film besutan James Cameron ini mungkin adalah film CGI terbaik yang pernah dibuat. Proyek film ini memakai stereoskopis 3 dimensi, sebuah teknik yang memadukan live-action dan gambar CGI untuk menghasilkan visual yang sangat nyata.

Sebenarnya, Cameron telah memulai mengerjakan Avatar awal 1990an tetapi harus menunda proyek ini lantaran teknologi kontemporer belum bisa mewujudkan visinya. Hingga akhirnya pada 2006, teknologi animasi gerak membuat kemajuan berarti guna merealisasikan idenya.

3. The Irishman (2019)

Film Martin Scorsese ini mungkin tidak memikat Anda sebagai film yang sarat dengan efek spesial tetapi film ini sebenarnya merupakan pembuat perbedaan dalam hal CGI berkat penggunaan teknologi anti penuaan terbaru. Martin membawa inovasi ini selangkah lebih maju dari teknik dalam film Captain America dari Marvel.

Teknologi luar biasa ini membuat Robert de Niro dapat memainkan karakternya, Sheeran, secara meyakinkan sebagai orang berumur 30 tahun padahal sang aktor sendiri telah berusia 70 tahun!

4. Titanic (1997)

James Cameron selalu menemukan cara untuk menyesuaikan anggaran dengan ambisinya dan Titanic menjadi salah satu buktinya. Untuk membuat tabrakan puncak gunung es yang epik, Cameron memakai beragam teknik, ada yang berupa CGI dan ada yang dilakukan sendiri.

Misalnya, miniatur Titanic dipecah menjadi dua bagian dan diambil gambarnya untuk menunjukkan adegan kapal tenggelam. Sedangkan puncak gunung es sendiri murni CGI. Laut dan langit dibuat memakai green screen sedangkan tambahan kerumunan dikerjakan dengan efek komputer.

5. Gravity (2013)

Gravity memenangkan tujuh kategori dalam penghargaan bergengsi Piala Oscar 2014. Film buatan Alfonso Cuarón ini menampilkan pemakaian teknologi CGI yang menakjubkan. Bahkan menurut Tim Webber, pengawas film ini untuk VFZ, lebih banyak CGI di dalam film ini dibandingkan versi live-action. Bagi banyak pengambilan gambar, yang hanya diambil secara tradisional adalah ekspresi wajah. Bahkan, kostum luar angkasa dibuat oleh seniman efek visual!

6. The Matrix (1999)

Film CGI terbaik berikutnya adalah The Matrix. Film ini sukses besar dari segi CGI tetapi tidak seperti Gravity, The Matrix dipuji berkat tergantungannya yang sederhana dan seadanya terhadap teknologi. Faktanya, film ini mengutamakan live-action dan efek CGI untuk membumbui dan meningkatkan performanya ketimbang menggunakan CGI untuk mendominasi film secara keseluruhan.

Misalnya, terdapat adegan dimana ada serangga yang dimasukkan ke dalam tubuh Neo, replika animatronik keduanya dipakai dan tidak ada yang dibuat animasinya. Saat aktor film ini merayap di dinding untuk melarikan diri, pakaian kuda dan perlengkapan khusus digunakan. Hasilnya sangat realistis yang menyumbang terhadap sisi estetik unik film itu, yang pada akhirnya menjadikan film ini salah satu film CGI terbaik.

7. Trilogi Lord of the Rings (2001-2003)

Trilogi Lord of the Rings disebut sebagai salah satu adaptasi film fantasi terbaik sepanjang masa. Untuk membantu menciptakan makhluk Timur Tengah dan fantasi, dibutuhkan kostum yang fantastis, perlengkapan melimpah dan pencarian lokasi yang baik dan tentu saja CGI.

Bagian dari apa yang membuat keseluruhan trilogi asli jauh lebih menarik dari Hobbit adalah cara pemakaian efek spesial untuk meningkatkan kenyataan dan tidak berusaha untuk benar-benar menggantikannya.

Sebagai contoh, seluruh Orcs digambarkan oleh aktor dalam prostetik, tata rias dan kostum ketimbang dihasilkan oleh komputer atau mewajibkan aktor menggunakan baju untuk green screen.

Gollum merupakan satu dari sedikit aspek yang bergantung pada CGI untuk penggambarannya. Tetapi setiap adegan Gollum dilakukan oleh Andy Serkis pada latar yang benar-benar nyata sedangkan wajah asli sang aktor digunakan sebagai dasar untuk karakter digitalnya. Ini memastikan setiap adegan Gollum sangat nyata.

8. Terminator II: Judgement Day (1991)

Terminator II memakai banyak CGI untuk mengintensifkan perubahan bentuk pembunuh android, T-1000 membuat karakter berubah bentuk menjadi materi yang dia sentuh. Faktanya, untuk kali pertama, CGI yang digunakan pada T-1000 merupakan yang paling ambisius sejak Tron dan The Last Starfighter – keduanya dibuat satu dekade sebelumnya!

9. Intersteller (2014)

Film Garapan Christopher Nolan ini merupakan puncak dari riset luar angkasa puluhan tahun yang dia lakukan sendiri. Sejak kecil, Christopher dan saudara laki-lakinya, Jonathan (yang menjadi penulis naskah film ini) terobsesi dengan menonton potongan peluncuran luar angkasa, dan keduanya sama-sama menyukai Star Wars dan 2001: A Space Odyssey buatan Stanley Kubrick.

Akan tetapi, bagi sebuah film tentang luar angkasa, CGI tidak banyak digunakan. Seperti Lord of the Rings dan The Matrix, Intersteller adalah film hebat lebih lantaran tidak terlalu bergantung pada teknologi.

Guna memastikan CGI bekerja secara mulus dengan potongan live-action, tim efek spesial membuat semua efek sebelum pengambilan adegan dimulai. Dengan cara tersebut, efek spesial tersebut bisa ditunjukkan ke aktor daripada memakai layar hijau. Pada akhirnya, ini menambah performa aktor sebab mereka mengetahui bagaimana tampilan adegan dan sanggup untuk merasakan seakan-akan berada di dunia lain.

10. War for the Planet of the Apes (2017)

Pada 2011, tim efek visual yang bertanggung jawab terhadap War for the Planet of the Apes mengubah sejarah dengan menggunakan CGI untuk membuat gambar dengan level realisme yang lebih tinggi. Dengan mendasarkan wajah kera pada muka manusia (terutama paling kentara adalah Andy Serkis, yang juga menggambarkan CGI Gollum pada Lord of the Rings), setiap karakter monyet menunjukkan emosi dan kecerdasan, terutama membuat saat terburuk mereka sangat menarik dan menjadikan film ini mempesona.

Dari 10 film CGI terbaik di atas, udah nonton yang mana aja? Dan manakah yang paling kamu suka?

Like it? Share it!


MonsterAR

About the Author

MonsterAR
Joined: June 10th, 2021
Articles Posted: 111

More by this author